PEKANBARU – Upaya penegakan hukum terhadap pelaku pembuangan sampah sembarangan kembali dilakukan Pemerintah Kota Pekanbaru. Seorang pedagang asal Kabupaten Kampar terjaring operasi Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru saat diduga membuang sampah secara ilegal di kawasan Jalan Soekarno Hatta, Kecamatan Tuah Madani, pada Selasa (4/8/2026) sore.

Peristiwa tersebut menjadi perhatian masyarakat karena sempat memicu ketegangan antara petugas dan pelaku di lokasi kejadian. Insiden yang terjadi di sekitar kawasan pergudangan ECO Green itu juga ramai diperbincangkan di berbagai platform media sosial.

Berdasarkan informasi dari DLHK Kota Pekanbaru, pelaku diduga hendak membuang satu kantong plastik berisi sampah menggunakan becak motor (bentor) di lokasi yang bukan merupakan tempat pembuangan resmi. Saat petugas melakukan penindakan, terjadi adu argumentasi dan aksi saling dorong ketika petugas berupaya mengamankan kunci kontak kendaraan sebagai barang bukti.

Meski situasi sempat memanas, Tim Gakkum DLHK berhasil mengendalikan keadaan tanpa terjadi benturan fisik. Sebagai langkah pembinaan awal, pelaku diberikan sanksi berupa teguran keras disertai pembinaan agar tidak mengulangi perbuatannya.

Kepala Bidang Penataan Lingkungan DLHK Kota Pekanbaru, Juli Victorino, mewakili Kepala DLHK Reza Aulia Putra, menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan intensitas patroli di sejumlah titik yang selama ini menjadi lokasi rawan pembuangan sampah liar, khususnya di kawasan perbatasan Kota Pekanbaru.

Langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam menciptakan lingkungan kota yang bersih, sehat, dan tertib, sekaligus menekan praktik pembuangan sampah ilegal yang masih kerap terjadi.

Yayasan Kiandra Setia Bangsa: Penegakan Hukum Harus Diimbangi Edukasi

Menanggapi peristiwa tersebut, Ketua Umum Yayasan Kiandra Setia Bangsa, Mulyoni Widiarta, S.T., menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Tim Gakkum DLHK Kota Pekanbaru dalam menegakkan aturan di lapangan. Menurutnya, persoalan sampah tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan fasilitas, tetapi juga menyangkut budaya, kedisiplinan, dan kepatuhan masyarakat terhadap hukum.

“Kami mengapresiasi ketegasan Tim Gakkum DLHK Kota Pekanbaru dalam melakukan penindakan terhadap pelanggaran pembuangan sampah liar. Peristiwa ini menunjukkan bahwa persoalan sampah bukan sekadar persoalan teknis, melainkan juga menyangkut kesadaran hukum dan kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.

Keberadaan titik-titik pembuangan sampah liar, khususnya di kawasan perbatasan kota, berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat, serta mengurangi estetika kawasan perkotaan. Oleh karena itu, kami mendukung peningkatan patroli dan pengawasan yang dilakukan pemerintah.

Namun demikian, penegakan hukum perlu diimbangi dengan pendekatan edukatif, sosialisasi yang berkelanjutan, serta penyediaan sistem pengelolaan sampah yang mudah diakses oleh masyarakat, termasuk para pelaku usaha kecil. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat menjadi kunci dalam membangun budaya menjaga kebersihan lingkungan.”

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk dukungan Yayasan Kiandra Setia Bangsa terhadap berbagai upaya pelestarian lingkungan sekaligus mendorong tumbuhnya partisipasi aktif masyarakat dalam mewujudkan Kota Pekanbaru yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.

Edukasi Menjadi Kunci Pengelolaan Sampah Berkelanjutan

Pengelolaan sampah yang efektif memerlukan sinergi antara pemerintah dan masyarakat. Penindakan terhadap pelanggaran dinilai penting sebagai efek jera, namun harus dibarengi dengan edukasi lingkungan, peningkatan kesadaran publik, serta penyediaan sarana pembuangan sampah yang memadai.

Melalui kolaborasi berbagai pihak, diharapkan praktik pembuangan sampah sembarangan dapat diminimalkan sehingga kualitas lingkungan hidup di Kota Pekanbaru terus meningkat dan memberikan manfaat bagi generasi saat ini maupun masa depan.

Penulis            : Tim Humas Yayasan Kiandra Setia Bangsa

Editor             : Media Center Yayasan Kiandra Setia Bangsa
Kontak           : Media Center Yayasan Kiandra Setia Bangsa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *