Sinergi dengan DLHK, Ketua LPS Suprapto Berkomitmen Optimalkan Pengangkutan Sampah di 83 Kelurahan Pekanbaru.
Kehadiran LPS di 83 kelurahan adalah bukti nyata komitmen kami untuk hadir langsung di tengah pemukiman warga. Warga cukup meletakkan sampah di depan rumah, petugas LPS yang akan menjemput secara terjadwal sehingga tidak ada lagi tumpukan liar di pinggir jalan umum," tegas Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra.
DAERAH- LINGKUNGAN
katabangsanews.com
5/25/20263 min read


KATABANGSANEWS.COM – 25/05/2026 Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru di bawah kepemimpinan Wali Kota Agung Nugroho terus menunjukkan komitmen nyata dalam membenahi sistem manajemen perkotaan. Salah satu capaian paling signifikan terlihat dari terobosan progresif Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Pekanbaru yang dipimpin oleh Reza Aulia Putra. Melalui sinergi penegakan aturan dan modernisasi tata kelola, wajah Ibu Kota Provinsi Riau ini bergerak cepat ke arah yang jauh lebih bersih, rapi, dan nyaman bagi warga.
Visi Besar Pekanbaru Green City: Mengubah Sampah Menjadi Cuan
Inovasi mutakhir yang digagas oleh Wali Kota Agung Nugroho adalah akselerasi program Pekanbaru Green City. Melalui visi ini, Pemko Pekanbaru tidak lagi sekadar berfokus pada pengangkutan sampah konvensional, melainkan bergeser ke arah pengelolaan lingkungan modern yang berkelanjutan dan bernilai ekonomi.
Salah satu terobosan konkret dari program Pekanbaru Green City adalah peluncuran fasilitas Waste Station di beberapa titik strategis, termasuk di kawasan RTH Tunjuk Ajar Integritas. Melalui fasilitas digital ini, masyarakat diajak memilah sampah dari rumah untuk kemudian ditukarkan menjadi uang elektronik.
"Kita ingin mengubah paradigma lama. Melalui Pekanbaru Green City, kita membuktikan bahwa pengelolaan sampah yang bijak dari rumah tangga tidak hanya menyelamatkan lingkungan, tetapi juga bisa memberikan nilai ekonomis langsung atau 'cuan' bagi masyarakat," ujar Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho.
Garda Terdepan Lingkungan: Pemberdayaan LPS di 83 Kelurahan
Keberhasilan pembersihan di tingkat tapak ditopang kuat oleh kehadiran Lembaga Pengelola Sampah (LPS) yang kini aktif beroperasi di seluruh 83 kelurahan di Pekanbaru. Program bentukan Pemko Pekanbaru ini menjadi garda terdepan dalam sistem pengangkutan sampah terpadu dari pemukiman warga menuju trans depo atau penampungan sementara.
Terobosan berbasis pemberdayaan masyarakat ini dinilai sangat sukses. Sistem penanganan sampah di Pekanbaru bahkan kini resmi menjadi proyek percontohan (pilot project) bagi pemerintah daerah lain di Provinsi Riau.
"Kehadiran LPS di 83 kelurahan adalah bukti nyata komitmen kami untuk hadir langsung di tengah pemukiman warga. Warga cukup meletakkan sampah di depan rumah, petugas LPS yang akan menjemput secara terjadwal sehingga tidak ada lagi tumpukan liar di pinggir jalan umum," tegas Kepala DLHK Pekanbaru, Reza Aulia Putra.
Komitmen Kuat Forum LPS: Siap Wujudkan Pekanbaru Bebas Sampah
Sinergi ini diperkuat oleh komitmen dari internal pengelola lini bawah. Ketua Forum LPS Kota Pekanbaru, Suprapto (yang akrab disapa Etok), menegaskan kesiapan seluruh elemen pekerja LPS untuk mendukung penuh instruksi wali kota dalam menjaga ritme pengangkutan secara konsisten dan rutin.
"Kami di Forum LPS Kota Pekanbaru memiliki satu komitmen yang solid, yaitu memastikan pelayanan pengangkutan sampah dari rumah-rumah warga berjalan maksimal tanpa hambatan. Pengurus, armada, dan ratusan pekerja di lapangan siap siaga agar pengelolaan lingkungan di Pekanbaru menjadi lebih baik, mandiri, dan menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lainnya," ungkap Suprapto mantap.
Ketegasan Aturan dan Edukasi Warga
Keberhasilan pembenahan ini tidak lepas dari keberanian DLHK dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Nomor 8 Tahun 2014 tentang Pengelolaan Sampah. Pemko Pekanbaru aktif menurunkan Satgas Gakkum (Penegakan Hukum) ke lapangan demi menindak oknum yang kedapatan membuang sampah sembarangan. Pendekatan tegas namun edukatif ini terbukti ampuh menyadarkan masyarakat akan pentingnya disiplin lingkungan.
Ajakan Bersama untuk Pekanbaru Bertuah
Keberhasilan program Pekanbaru Green City dan optimalisasi LPS ini tentu membutuhkan gotong royong dari seluruh elemen masyarakat. DLHK Pekanbaru mengingatkan kembali beberapa langkah sederhana yang wajib dipatuhi warga:
Patuhi Jam Buang: Taruh sampah Anda di depan rumah sesuai jadwal angkutan LPS atau buang ke TPS mulai pukul 19.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Dukung LPS Kelurahan: Manfaatkan jasa pengangkutan resmi LPS kelurahan Anda dan penuhi iuran kebersihan secara tertib.
Pilah dari Rumah: Pisahkan sampah organik dan anorganik secara mandiri sebelum dibawa ke Waste Station terdekat.
Stop Pilah di Jalan: Jangan membuang atau menumpuk sampah di median jalan, daerah aliran sungai, atau lahan kosong.
Perubahan besar selalu dimulai dari kebiasaan kecil di rumah kita sendiri. Mari dukung penuh kerja keras Pemko Pekanbaru, DLHK, dan seluruh petugas LPS di lapangan demi mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan bebas dari tumpukan sampah liar.(red/katabangsanews.com)-WDI
Kontak Media:
Tim Publikasi & Hubungan Masyarakat
Redaksi Katabangsanews.com
Email: redaksi@katabangsanews.com
Situs Web: www.katabangsanews.com
